>Selamat Jalan Puang Saidi!
Oleh : HartoyoTelah meninggal dunia bissu Puang Matoa Saidi, "The Last Bissu" kemarin, pada usia 53 tahun, di Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo, Makassar pk.15.35,Selasa,28 Juni 2011. Jenazah... [More...]
Oleh: Hartoyo* Umumnya, pendekatan justifikasi agama sering dilakukan sebagian masyarakat dan...
Surat Terbuka Untuk Provider XL Berkaitan Dengan Iklan XL Yang Merendahkan Martabat KemanusiaanSetel...
London, politikus Inggris, John Simon Bercow anggota partai Conservative yang juga ketua parlemen I...
Oleh : Nihayah*Beberapa tahun lalu saat menyelesaikan program Master di University of Hawaii at Mano...
Dalam kesempatan pemilihan Miss Waria Remaja 2011 yang diselenggarakan Sanggar Waria Remaja (Swara) ...
Oleh: Hartoyo*
Umumnya, pendekatan justifikasi agama sering dilakukan sebagian masyarakat dan pemerintah saat mengomentari berita yang berkaitan dengan isu-isu sosial, seperti kematian desainer muda Adesagi Kierana, berita waria, gay atau pekerja sex. Pandangan semacam itu mengemuka di media online, grup, dan Facebook. Cara berpikir yang "sehat" tidak digunakan secara maksimal dalam melihat persoalan itu. Segala ayat, tafsir sampai tidak menggunakan dasar apapun digunakan untuk menghakimi tertuduh atau korban. Korban dianggap berdosa, sehingga layak mendapat hukuman.
Berikut ini beberapa komentar yang berhasil saya rekam di media online, Kompas dan Facebook,
Mati aja lo HOMO!! LAKNAT!! BEGINILAH AZAB TUHAN!! ORANG MAHO (manusia homo) MATI MENGENASKAN !! ahahahahaha. (komentar pembaca tentang kematian Adesagi Kierana di www.vivanews.com)
Saya setuju kalau Anda mengatakan setiap orang punya nilai masing-masing, tapi semua ada batasannya. Indonesia negara demokrasi berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, jadi semuanya diatur sesuai kitab yang dipegang oleh masing-masing agama. Kita boleh menganut agama apapun, tapi ada aturannya.
(komentar anggota di groups Facebook PernasAIDS tentang homoseksual)
Konser anak punk menyimpang dari ajaran syariat Islam, komunitas anak punk tidak bisa dibiarkan berkembang di bumi Aceh. (komentar Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddun tentang anak Punk di Harian Kompas, 4/1/2012)
Kalau saya amati komentar-komentar di atas tanpa perlu mencari tahu latar belakang pemberi komentar, sudah dapat dipastikan ia seorang muslim. Pasti muslim!
Sebagai muslim, saya bertanya-tanya mengapa yang melakukan hujatan, sikap mengkafirkan orang lain, merasa diri paling suci adalah orang yang selalu "mengaku" beragama Islam? Apakah Islam mengajarkan cara beragama seperti itu?
Surat Terbuka Untuk Provider XL
Berkaitan Dengan Iklan XL Yang Merendahkan Martabat Kemanusiaan
Setelah saya amatin selama ini, iklan yang dibuat oleh provider XL penuh dengan diskriminasi dan merendahkan harkat martabat manusia. Baik secara individu maupun kelompok. Ini beberapa contoh iklan XL yang menurut saya merendahkan martabat manusia :
1. Iklan XL seorang perempuan cantik menggunakan kaos bertulisan Rp 1. Iklan ini memberikan kesan bahwa harga perempuan murah meriah hanya Rp 1. Kesan ini juga dibenarkan oleh banyak aktivis perempuan. Iklan ini pernah diprotes oleh teman-teman lembaga sosial Media Watch dan sempat bertemu dialog dengan pihak XL. Pihak XL sendiri kedepannya untuk tidak membuat iklan yang merendahkan hak asasi manusia, hasil dari pertemuan tersebut.
2. Kemudian iklan XL tentang suasana puasa dan lebaran idul fitri yang menggunakan laki-laki yang digambarkan sebagai orang miskin yang punya saudara artis dan terkenal. Dalam iklan tersebut orang miskin seperti tidak layak punya saudara artis ataupun orang kaya. Dan lebih parahnya lagi sang bintang (orang miskin) hanya untuk bahan olok-olok penonton dalam iklan tersebut.
London, politikus Inggris, John Simon Bercow anggota partai Conservative yang juga ketua parlemen Inggris (House of Common), membuat pernyataan pada media Inggris bahwa ia akan berkomitment untuk ikut melakukan kampanye hak-hak kelompok Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) secara global. Dalam pernyataanya ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi HAM LGBT yang kian memburuk ditahun 2011. Misalnya masih adanya negara yang menghukum homoseksual dan mengkriminalkan kelompok LGBT.
Dalam pesan tahun baru yang disampaikan oleh Bercow di Trust Kaleidoskop, dia dengan tegas berkomitment untuk melakukan dukunganya pada kesetaraan bagi kelompok LGBT. Beliau juga turut bangga karena parlemen Inggris telah meyepakati kebijakan tentang kesetaraan bagi kelompok LGBT di parlemen. Mr Barcow berjanji untuk terus melakukan monitor perkembangan hak-hak LGBT di seluruh Dunia pada tahun 2012.
Sedangkan pada Juni 2011, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat sejarah baru dengan dikeluarkannya resolusi dan laporan Human Rights Council yang pertama tentang pelanggaran hak-hak LGBT di seluruh dunia. PBB memberikan rekomendasi untuk semua negara harus melindungi setiap warga negara karena berbeda orientasi seksual dan identitas gender.
Kita tentu berharap Indonesia dapat melaksanakan rekomendasi PBB untuk penegakan hak-hak LGBT di Indonesia. Dan tentunya komitmen ketua parlemen Inggris, Mr Bercow dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin bangsa ini untuk melindungi setiap warga negara apapun orientasi seksual dan identitas gendernya. (Sumber: www.PinkNews.co.uk)
Oleh : Nihayah*
Beberapa tahun lalu saat menyelesaikan program Master di University of Hawaii at Manoa (UHM), saya pernah mengalami kejadian yang kemudian imbasnya terus meninggalkan pertanyaan dalam diri saya. Saat itu saya sedang duduk di Paradise Palm yang letaknya tepat di depan Hamilton Library. Segelas kopi dan beberapa buku menjadi teman saya menghabiskan pagi itu.
Di tengah-tengah membaca buku saya merasa ada seseorang yang memperhatikan. Setelah menurunkan buku yang saya baca dan mencoba melihat sekeliling, benar saja ada seorang cewek di deretan bangku di depan sebelah kanan saya yang sedang menatap kearah saya dengan senyum. Karena menganggap itu hanya sekedar benturan mata tidak sengaja, saya pun tersenyum dan kembali menekuni buku. Jarak beberapa menit kemudian, perempuan itu mendatangi meja saya dan meminta ijin untuk duduk di kursi tepat di depan saya. Karena kursi itu kosong, jadi tidak ada alasan bagi saya untuk menolak, terlebih Paradise Palm adalah tempat umum.
Perempuan ini lalu memperkenalkan diri, sebut saja namanya Kathy. Dia adalah mahasiswa Phd Program dari jurusan Political Science di UHM. Setelah basa-basi dengan perkenalan Kathy secara langsung mengutarakan niatnya, “Can I ask your time, just 5 or 10 minutes?” Lalu dia bilang kalau ingin sekali mencium saya. Dalam pandangan dia, saya memiliki kekuatan di bibir dan dia ingin membuktika bahwa dia benar. Permintaan janggal yang otomatis membuat saya mengkerutkan kening. Melihat saya kebingungan dia kemudian menegaskan “I am a Lesbian anyway.” Pernyataan yang jujur dan semakin membuat saya tergagap. Dalam situasi yang kaget, saya masih berusaha mengendalikan diri dan mencoba mengajak dia berbicara. Dari ceritanya saya menjadi tahu kalau dia menjadi lesbian setelah merasa kecewa setiap kali berhubungan dengan laki-laki. “Laki-laki memang egois, mereka hanya mementingkan ejakulasi mereka sendiri, tanpa berpikir bahwa patnernya juga menginginkan hal yang sama.”
Saya banyak mendapatkan pengetahuan baru yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya. Kathy terus memohon dengan sangat agar saya mengabulkan permintaannya. “Please, just 5 minute” dia terus mengulanginya. Saya sendiri dalam posisi bingung. Di satu sisi saya ingin tahu banyak tentang orang lesbian, di sisi lain ada ketakutan yang luar biasa dalam hati saya, dan yang jelas saya bingung mencari alasan untuk melarikan diri. Di menit yang ke 15 atau 20 dari obrolan kami lewatlah Professor saya yang baru membeli kopi, dia mendatangi meja saya dan bilang, “Excuse me Ninik, can you stop by in my office to take your paper. Sorry I have to give it to you today, because this afternoon I will go to main land.” Yes…. Akhirnya ada yang menyelamatkan saya untuk pergi. Thanks Prof.
Halaman 1 dari 8
OURVOICE.OR.ID is an exclusive client of: The D Consulting "Kemerdekaan Teknologi Untuk Semua..."